Senin, 05 Juli 2010

pengertian blogger

“Saya bangga jadi blogger”, begitulah kata-kata Wimar Witoelar, seorang blogger seleb dan juga seleb blogger Indonesia.
“Blog itu bukan CNN”, begitulah kata seorang blogger kapitalis sukses di negeri seberang sana, Johnchow namanya.
Dan di situs resmi Pesta Blogger, ajang kumpul-kumpul blogger, slogan yang ditonjolkan tidak tanggung-tanggung: “Suara Baru Indonesia”. Wa ha.. ha.. untung enggak kepeleset nyebut Suara Indonesia Baru waka ka.. ka.. ka..
Gilanya lagi ada yang namanya hari blogger dirayakan pada tiap 27 Oktober, seolah hendak berkata semangat sumpah pemuda itu dekat sekali dengan dunia perblog-an. Dan gilanya lagi dicanangkan blog yang sekarang jumlahnya ratusan ribu untuk menjadi satu juta dalam kurun satu tahun ini. (Kompas)

Sebagian lagi bilang: Semoga enggak booming sesaat….

Tapi apa sih blogger itu? Bagi yang pernah duduk di bangku SD, bakal tahu kalau blogger itu Blog + er, persis sama dengan Farm + er, yaitu artinya orang yang melakukan aktifitas blog. Blog itu awalnya adalah situs yang berisikan catatan harian di internet, tetapi bisa dipublikasikan untuk menjadi konsumsi publik. Tetapi lama kelamaan blog berkembang menjadi banyak wajah, bisa untuk bisnis, cari teman, membangun opini, atau membagi informasi dan bahkan “kampanye” politik-keagamaan.
Di bawah ini saya coba cari makna blog itu. Definisi resminya, silahkan tanya senior saja di sini.

Blog

Blog itu fleksibel
Blog bukan CNN, itu jelas. Dalam menurunkan berita, azas keseimbangan dan objektifitas perlu dinomer satukan oleh media pemberitan, bandingkan saja dengan surat kabar Kompas misalnya, halaman opini hanya diberikan sebanyak tiga space artikel, dua lembar untuk tiap edisi hariannya. Tapi subjektifitas lebih mencolok pada penulisan blog. Subjektifitas ini bisa merugikan sekaligus menguntungkan, menguntungkan karena segenap inovasi dan kreasi bisa muncul lepas, akan tetapi sebaliknya karena itulah maka kredibilitas penulisnya ada yang sering mempertanyakan. Akan tetapi bila kita ingin melihat lebih jauh, wikipedia itu juga merupakan situs keroyokan yang sangat besar, tetapi terkadang kredibilitas penulis dan kebenarannya masih ada yang mempertanyakan.

Blog itu hak properti pribadi
Walaupun masih terikat TOS bagi penyedia layanan (bagi yang gratisan), blog masih tetap dikatakan hak properti pribadi. Dan disini blogger bisa menjadi owner, writer/ penulis, editor, sekaligus publisher-nya, dan juga sebagai lay outer serta designer-nya. Blogger juga menjadi seorang manager dan think thank untuk blog yang dipublikasikannya tersebut. Dan terkadang dia perlu menjadi seorang “pengacara” atas artikel/bahan yang diturunkannya.

Blog itu menonjolkan induvidualitas
Narsis, bisa juga blog jadi ajang sok aksi sok seksi (tepatnya, dalam bahasa halus bisa jadi sebagai ajang aktualisasi diri) atau sebagai penyampai hati nurani, atau penulis aspirasi yang jujur, atau bisa sebagai kebebasan kebablasan.
Faktor individualitas inilah yang menyebabkan lahirnya “blog betina”, lebih tepat bila dikatakan sebagai blog gado-gado, yaitu blog yang memuat segala macam jeroan otak dari sang penulis. Dalam dunia kedokteran ada yang dinamakan dokter umum dan dokter spesialis, mungkin seperti inilah, ada yang jadi blogger umum dan ada pula yang menjadi blogger spesialis. Dan mungkin sebelum menjadi blogger spesialis, terkadang kita harus menjadi blogger umum dulu.
(ini sih sebenarnya pembelaan diri wa ka.. ka.. ka.. ka.. ka..)

Blog bisa menjelma menjadi apa saja
Blog itu bisa disulap menjadi apa saja, elo bisa jadi germo penjaja gambar seksi dan nudis (bisnis lendir kata sebagian orang), bisa jadi salesman, bisa jadi penyair atau bisa juga jadi tukang provokasi, bisa juga jadi ustad dadakan, tukang kritik, pelawak atau penyebar ajaran sesat. Tapi yang gak bisa itu jadi tukang tambal ban atau jadi astronout.
Blog itu hidup, dan terkadang memiliki siklus hidup
Ada blog yang mati suri selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, ada blog yang pensiun dan ada juga blog yang mati dibunuh sang tuan, atau ada blog yang mati karena sang tuan meninggal dunia. Itulah blog, dan blog itu juga hidup mengikuti kepribadian sang tuan. Blog itu juga lues dalam berinteraksi, inilah kelebihannya.

Blog itu candu
Ini sih minjem kata-kata Marx. Ada memang yang bilang seperti itu. Mungkin kurang tepat sih, tapi bukan kah itu baik? Indonesia dikenal sebagai bangsa yang kurang rajin membaca, apalagi menulis. Mungkin dengan keberadaan blog ini, kemampuan menulis orang Indonesia semakin berkembang. Informasi yang dibagikan juga semakin banyak dan beragam, dan paling tidak itu adalah satu kemajuan. Hebatkan kalau ada bangsa yang banyak pecandu menulisnya? Tentu karya-karya dan pemikiran yang berkualitas semakin banyak yang hadir dan tidak menutup kemungkinan bertambah tajam dan cerdas. Ada juga yang bilang kalau kecanduan ngeblog itu lebih bermanfaat daripada kecanduan tidur atau ngegame, atau kecanduan lihat gambar-video porno… ekhm…

Blog itu tong sampah
Sebenarnya ini adalah turunan dari sifatnya sebagai properti pribadi dan asal usul blog sebagai catatan harian. Terkadang unsur-unsur individu dan sifat seseorang terasa secara jelas di dalam tulisannya, dan terkadang hal itu oleh sebagian yang lain dianggap sepele, atau halusnya mungkin tidak cerdas, kasarnya tidak bermanfaat. Jadilah dikatakan tulisan itu sebagai tulisan sampah sedangkan wadahnya adalah “tong sampah” tadi. Tetapi perlu dimaklumi juga, latar belakang pembaca dan penulis sangat beragam, sehingga terkadang banyak terjadi salah persepsi. Halaman komentar blog pun bisa menjadi tong sampah bagi pengunjung….
Secara umum blog itu dapat dikatakan suatu situs berisukan informasi –apapun bentuk dan kualitasnya- yang gampang untuk di update sesuai selera dan kemapuan pemiliknya masing-masing. Silahkan mau jadi apapun, anda dan blog anda…

pengertian internet

Saat ini Anda sedang mengakses internet. Tapi apakah Anda tahu apakah internet itu? Semoga artikel singkat ini mampu membuat Anda memahami seperti apa internet itu.

Hingga saat ini belum ada kesepakatan mengenai pengertian internet. Hal ini terjadi karena internet merupakan sesuatu yang sangat kompleks. Terlebih internet merupakan bagian dari perkembangan teknologi yang sangat cepat berubah. Internet yang dimaksud oleh orang-orang pada masa lalu belum tentu sama dengan apa yang dimaksud di masa kini, demikian pula di masa depan. Contohnya di masa lalu orang mengatakan bahwa internet itu adalah indomie, telur plus kornet. Lalu sekarang apa?

Meskipun terdapat beragam pemahaman mengenai internet, menurut Daniel H. Purwadi dapat diambil suatu kesimpulan dasar yang menggambarkan pengertian internet secara umum, yakni:

Internet adalah sebuah jaringan komputer yang terdiri dari berbagai macam ukuran jaringan komputer di seluruh dunia mulai dari sebuah PC, jaringan-jaringan lokal berskala kecil, jaringan-jaringan kelas menegah, hingga jaringan-jaringan utama yang menjadi tulang punggung internet seperti NSFnet, NEARnet, SURAnet, dan lain-lain. Jaringan-jaringan ini saling berhubungan atau berkomunikasi satu sama lain dengan berbasiskan protokol IP (Internet Protocol, RFC 793) pada network layer-nya (layer ke 3 dari 7 layer OSI model) dan TCP (Transmission Control Protocol, RFC 791) atau UDP (User Datagram Protocol, RFC 768) pada transport layer-nya (layer ke 4), sehingga setiap pemakai dari setiap jaringan dapat saling mengakses semua service atau layanan yang disediakan oleh jaringan lainnya.

Sedangkan bila ditinjau dari segi penulisannya, terdapat dua arti internet, yakni:

1. Internet
Jaringan internet (huruf “i” kecil sebagai huruf awal) adalah suatu jaringan komputer yang mana komputer-komputer terhubung dapat berkomunikasi walaupun perangkat keras dan perangkat lunaknya berlainan (sering kali disebut juga internet-working)
2. Internet
Jaringan Internet (huruf “I” besar sebagai huruf awal) adalah jaringan dari sekumpulan jaringan (networks of networks) yang terdiri dari jutaan komputer yang dapat berkomunikasi satu sama lain dengan menggunakan suatu aturan komunikasi jaringan komputer (protokol) yang sama. Protokol yang digunakan tersebut adalah Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP).

Istilah pertama (dengan huruf “i” kecil) merupakan istilah yang digunakan pada masa awal perkembangan internet. Seiring dengan makin meluasnya penggunaan internet, istilah kedualah (dengan huruf “I” besar) yang diterima oleh pengguna internet. Penulisannya pun berubah. Dari menggunakan huruf “I” besar menjadi huruf “i” kecil.

Dengan adanya hubungan komunikasi lintas jaringan pada internet, setiap komputer yang terdapat di dunia dapat terbubung satu dengan yang lain. Hal inilah yang menyebabkan komunikasi di internet sangat cair. Karena penggunaan internet tidak mengenal batas negara, status ekonomi, idiologi dan faktor-faktor lain yang biasanya dapat menghambat komunikasi dan pertukaran informasi di dunia nyata. Dengan alasan inilah, sebagian orang menyebut internet sebagai revolusi di bidang teknologi dan informasi.

Yang lebih hebat lagi, internet menawarkan berbagai cara dalam mendatangkan penghasilan. Maksudnya adalah kerja atau tidak kerja, kita tetap memperoleh uang. Salah satu cara mencari uang di internet adalah dengan membuat blog, seperti yang saya lakukan sekarang ini. :)

perkembangan internet


Teknologi Informasi dan Telekomunikasi (Information and Communication Technology/ICT) merupakan tulang punggung aplikasi Web 2.0. Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang fenomenal dan menjadi awal munculnya aplikasi web adalah Internet. Internet yang berawal dari riset untuk pertahanan dan keamanan serta pendidikan berkembang menjadi perangkat pendukung bisnis yang sangat berpengaruh. Dalam kaitan dengan aplikasi Web 2.0 ini, terdapat beberapa peristiwa penting dalam sejarah internet.

perkembangan internet

Berawal pada tahun 1957, melalui Advanced Research Projects Agency (ARPA), Amerika Serikat bertekad mengembangkan jaringan komunikasi terintegrasi yang saling menghubungkan komunitas sains dan keperluan militer. Hal ini dilatarbelakangi oleh terjadinya perang dingin antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet (tahun 1957 Soviet meluncurkan sputnik).

Perkembangan besar Internet pertama adalah penemuan terpenting ARPA yaitu packet switching pada tahun 1960. Packet switching adalah pengiriman pesan yang dapat dipecah dalam paket-paket kecil yang masing-masing paketnya dapat melalui berbagai alternatif jalur jika salahsatu jalur rusak untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Packet switching juga memungkinkan jaringan dapat digunakan secara bersamaan untuk melakukan banyak koneksi, berbeda dengan jalur telepon yang memerlukan jalur khusus untuk melakukan koneksi. Maka ketika ARPANET menjadi jaringan komputer nasional di Amerika Serikat pada 1969, packet switching digunakan secara menyeluruh sebagai metode komunikasinya menggantikan circuit switching yang digunakan pada sambungan telepon publik.

Perkembangan besar Internet kedua yang dicatat pada sejarah internet adalah pengembangan lapisan protokol jaringan yang terkenal karena paling banyak digunakan sekarang yaitu TCP/IP (Transmission Control Protocol/ Internet Protocol). Protokol adalah suatu kumpulan aturan untuk berhubungan antarjaringan. Protokol ini dikembangkan oleh Robert Kahn dan Vinton Cerf pada tahun 1974. Dengan protokol yang standar dan disepakati secara luas, maka jaringan lokal yang tersebar di berbagai tempat dapat saling terhubung membentuk jaringan raksasa bahkan sekarang ini menjangkau seluruh dunia. Jaringan dengan menggunakan protokol internet inilah yang sering disebut sebagai jaringan internet.

Jaringan ARPANET menjadi semakin besar sejak saat itu dan mulai dikelola oleh pihak swasta pada tahun 1984, maka semakin banyak universitas tergabung dan mulailah perusahaan komersial masuk. Protokol TCP/IP menjadi protokol umum yang disepakati sehingga dapat saling berkomunikasi pada jaringan internet ini.

Perkembangan besar Internet ketiga adalah terbangunnya aplikasi World Wide Web pada tahun 1990 oleh Tim Berners-Lee. Aplikasi World Wide Web (WWW) ini menjadi konten yang dinanti semua pengguna internet. WWW membuat semua pengguna dapat saling berbagi bermacam-macam aplikasi dan konten, serta saling mengaitkan materi-materi yang tersebar di internet. Sejak saat itu pertumbuhan pengguna internet meroket.